The-Clitoris.com
Tanya: Saya seorang wanita berumur 46 tahun yang memiliki segalanya. Saya menggunakan vibrator untuk mencapai orgasme terutama karena suami saya yang masih berumur 21 tahun sering ejakulasi dini. Dibulan-bulan terakhir ini saya melihat adanya sesuatu yang terjadi didaerah vulva saya. Kelihatannya daerah vulva saya terlalu terangsang hingga saya tidak dapat berhenti bergetar atau tidak dapat menyentuhnya ketika saya ingin menyentuhnya. Suamiku telah menanggapi bahwa hanya sedikit bengkak, dan ini menyebabkan terjadinya iritasi ringan yang kelihatannya dari gesekan pakaian. Ketika saya pertama kali bangun di pagi hari iritasinya jauh lebih namun akan semaki buruk disiang hari. Saya juga telah meningkatkan kelembabannya dan kelihatannya urine saya menjadi tidak lancar. Saya telah bertemu 2 dokter dan keduanya mengatakan segalanya kelihatan normal-normal saja, tidak ada infeksi, tidak ada UTI, namun salah satunya kemungkinan syaraf dan jaringan rusak yang seharusnya bergetar menggerakkan vibrator. Dia merundingkan dengan dokter lain sesaat untuk memastikan hal ini, namun saya begitu merindukan hubungan seksual meningkat saya juga tidak ingin berhenti menggunakan vibrator. Saya menjadi sangat takut pada benda ini dan ingin kesulitan hidup saya berkurang. Apakah anda mengetahui kondisi masalah seperti ini? Terima kasih.

Jawab: Jikalau anda tidak menggunakan sebuah jackhammer sebagai suatu vibrator, saya sangat meragukan vibrator sebagai penyebab masalah anda. Ada beberapa wanita yang telah menggunakan vibrator untuk jangka waktu yang lama hingga lebih dari 21 tahun dan mereka belum pernah mengalami efek yang menyakitkan. Di lain pihak tanpa orgame maka akan membawa masalah kesehatan.

Saya mesti bertanya; apakah tangan dan mulut suami anda bekerja? Sekalipun suami anda bertahan selama sejam, anda masih mungkin tidak akan mencapai orgasme selama bersenggama. Suami anda terlalu cepat mencapai orgasme hanya menjadi satu masalah jika dia mengabaikan hasrat seksual anda.

Kelihatannya masalah seperti ini berada pada otot panggul anda. Masalahnya mungkin kejang-kejang atau anda telah kehilangan kesesuaian dengan pinggul anda. Masukkan salah satu jari anda kedalam vagina atau anus dan perlahan perhatikan apakah anda dapat merasakan otot panggul tegang. Jika itu yang kemudian mungkin menjadi penyebab dari masalah anda.

Solusinya mungkin melakukan latihan Kegel. Gunakan jari-jari anda untuk memijat vagina anda dan tentunya anus anda; mereka keduanya berbagi sama otot-otot panggul anda. Jika orgasme menyebabkan sakit atau ketidaknyamanan otot-otot yang mungkin terlalu ketat, tegang dan anda perlu belajar untuk relaks kemudian. Lakukan hal ini dengan melakukan Kegel, tetapi konsentrasikan pada pelemasan sesudah pengencangan, bertentangan dengan cara lain disekitarnya. Anda juga dapat meregangkan otot secara perlahan-lahan dengan memasukkan beberapa jari atau benda yang lebih besar kedalam vagina atau anus. Lakukan hal ini dengan menggunakan banyak minyak pelumas dan amati.

Luangkan waktu anda dan gunakan cermin ketika anda mengerjakan hal-hal yang disebutkan diatas. Rabalah vulva dan vagina anda.

Ada banyak wanita yang mengalami peningkatan hasrat seks pada kehidupannya kemudian dibandingkan ketika dia masih muda. Hal ini karena perubahan tingkat hormon mereka. Kemungkinan hormon testosterone anda tidak sebanyak hormon estrogen, kemudian semakin menurun. Kelihatannya tidak terlalu sensitif tapi akankah hasrat seksual semakin baik? Mungkin anda perlu rileks dan menikmatinya, mungkin anda hanya terlampau tegang dan hal ini berakibat pada vulva anda.

Home
Capturé par MemoWeb ŕ partir de http://www.the-clitoris.com/f_html/qa_4/qa4_9.htm  le 6/1/2002