Fantasi Seksual


Photograph by Craig Morey
Photograph by Craig Morey
Website http://www.moreystudio.com/

 

Kita sering mendengar sebutan bagainama pikiran tentang organ seksual yang paling besar kita sering membiarkan untuk mengenal peranan seksual yang dilakukan kenikmatan seksual pada perempuan dan orgasme. Pikiran adalah apakah yang didapatkan pada clitoris menjadi sesuatu dari yang lain yang hanya sebagai ekstra secarik tissu. Kami tidak dapat merasakan kenikmatan jika pikiranmu tidak mengisinkan untuk itu. Jika kamu peduli terhadap clitorismu ketika pikiranmu tidak mood untuk sex, terhadap dirimu sendiri atau dengan pasangan, kenikmatan dan organ-organ semuanya memungkinkan khayalan seksual didapatkan pada pikiran kita dalam keinginan untuk seks dan khayalan : adalah cara berfikir kita dari ungkapan kita sebagaimana waktu melakukan sex.

Kesalahaan konsep pada perempuan adalah kurangnnya rasa seksualnya daripada mempunyai laki-laki menghasilkan dan setiap orang ketika dia melakukan sendiri tentang seks. Kita tahu bahwa laki-laki yang melirik perempuan dan respon seksual kepadanya, tapi kita tak dapat menerima bahwa perempuan yang melirik laki-laki atau perempuan yang lain dan respon seksual sama. Ribuan majalah memuat tentang bayangan seksual dan dipasarkan untuk laki-laki, berapa banyak yang ada untuk perempuan ? Pada umumnya diterima bahwa, laki-laki mempunyai rasa suka menentang dan pikiran mempunyai rasa keibuan bukan seksual ?

Jika perempuan tidak melihat dirinya sebagai penyaluran seks dia tidak merasakan kenikmatan dalam pikiran khayalan, dia mungkin tidak mengenal dalam khayalan seksual bagi mereka. Ketika Nancy Friday mulai melihat kepada perempuan pada awal tahun 1970an, kebanyakan perempuan, dia mengatakan untuk tidak tahu dimana mereka telah menghayalkan sexual perempuan dilihat sebagai sesuatu yang romantis, bukan seksual. Perempuan tidak dapat dijadikan sebagai tujuan mereka sendiri sebagai seksual pribadi, oleh karena itu pikiran mereka tidak dapat dijadikan sebagai seksual alami, meskipun itulah yang sebenarnya, sebelumnya dalam bukunya Nancy Friday. Laki-laki dan perempuan tidak mempercayai bahwa perempuan juga punya pikiran seksual atau mereka bahkan mempunyai sebuah kebutuhan untuk mereka ketika kita menerima bahwa perempuan mempunyai seksual sebagaimana laki-laki, kita segera menyadari bahwa mereka hanya dijadikan sebagai seksual, kita mengakui bahwa mereka juga mempunyai rasa senang dan pikiran dan idea seksual yang kusut.

Agar supaya perempuan menjadi seksual dan menikmati seks mereka harus menerima bahwa mereka adalah punya seksual. Jika kamu tidak mengakui akan hal ini, atau menngingkarinya maka kenikmatan seksual dan kebahagian tidak dapat diterima. Hormon perempuan, untuk kepastian tingkatan, kontrol aksinya. Jika tubuh kita merasakan itu maka berarti siap untuk seks, untuk reproduksi, hal ini dikatakan oleh pikiran untuk melihat seks yang sebenarnya, jika hal ini terjadi, kita berfikir bahwa seks lebih sering dan lebih urgen, kita akan menjadi pemilik seks, sementara seks perempuan dibawa lebih sering teman terjadi, sebagai hasil dari tingkatan mental mereka, mereka mejadi lebih menonjol dan lebih mencari seks.

Tidak biasanya bagi seorang perempuan atau remaja putri untuk mengeluh bahwa ketika dia peduli pada kemaluan dan clitoris yang tidak mempunyai pengalaman terhadap kesenangan seksual, mungkin perasaannya menjadi hampa. Seperti disebabkan akan hal ini bahwa otaknya tidak dipikirkan untuk seks, yang maksudnya hal ini tidak siap untuk proses rangsangan seksual. Ketika pikiran kita tidak siap untuk melakukan seks, clitoris adalah hanya bagaikan secarik kertas tissu. Perempuan harus menerima bahwa dia tidak dapat hanya sebagai tempat tangannya diantara kakinya dan secara otomatis membawa dirinya menjadi orgasme. Orgasme bukan proses mekanik, karena semua bagian itu adalah sebuah mental 4 proses kimiawi. Otak mengontrol kesadaran dari proses kimiawi yang memungkinkan untuk orgasme. Jika secara kimiawi hormon, tidak memungkinkan, bahkan mental berfikir mungkin tidak cukup untuk memperoleh kesiapan tubuh untuk seks dan kesenangan seksual.

Oleh karena itu, apakah perempuan menghayati seperti pertanyaanmu? Segalanya! khayalan perempuan menutup semua ini dari topik yang memungkinkan dari romantis yang bukan godaan seksual atau kekerasan pemerkosaan dan penyiksaan. Apa yang menjadi ukuran dari fantasi wanita ? Sulit untuk dikatakan, tetapi pikiran tentang bangkitnya seksualitas seorang perempuan kebanyakan diukur pada seorang yang masih sangat muda, bahkan mungkin sebelum puber. Gadis Preadolescent juga mempunyai fantasi seksual.

Judul mana yang normal atau sesuai ? semuanya! Segala sesuatu dan segalanya yang mungkin adalah sesuai, perempuan sering mencoba sebuah kesenangan dan tidak sesuai. Mereka adalah sebuah kesenangan dan tidak sesuai. Mereka tidak merasakan " normal" atau" sehat" perempuan harus mengkhayalkan tentang pemerkosaan, atau melakukan seks dengan binatang dan lain-lain. Khayalan bukan sesuatu yang nyata, mereka tidak dapat mecoba pada seseorang. Hanya karena seseorang menulis sebuah buku tentang pembunuhan tidak berarti bahwa mereka sepertinya dia nampak untuk membunuh seseorang. Meskipun buku itu tidak lebih hanya sebagai hayalan belaka. Khayalan tentang kesenangan atau bahan tak resmi tak membuatmu melakukan kehidupan yang nyata. Kamu masih tahu perbedaaan benar atau salah. Kamu tidak dapat merubah apa yang menjadi gairah seksualmu, kamu mungkin menemukan sesuatu yang baru dan sesuatu itu mungkin menjadi kehilangan gairah, tetapi suatu hal menjadi tak terletak dalam pikiran kita sebagai pelaku seksual. Hal ini akan selalu menjadi seksual. Perempuan yang lupa seks dan mastrubasi karena aktifitasnya yang membuat tidak terbiasa dalam khayalan seksual adalah melakukan diri sendiri, maka lebih kejam maka masih lebih bagus jika melakukan hal ini. Jika seorang perempuan dia akan mencari pasangan seks dan mastrubasi yang jauh lebih kuat.

Kapankah khayalan seksual terpenuhi? Sementara hal itu tidak selalunya sesuai untuk dengan kenyataan khayalan seksual, wanita menghayal selagi mengerjakan SEGALANYA. Wanita yang menghayal sambil bekerja, sambil melipat pakaian, berbicara kepada ibunya di telepon dan selama pasangan seks dan lain- lain. Sementara hal ini sangat berbahaya untuk melakukan dalam melakukan pekerjaan disekitar kita. Dari sambil mengendarai mobilmu karena kamu menghayal dan potensi orgasme akan menganggu kamu, perempuan masih melakukan hal ini. Hal ini juga memungkinkan kita gugup. Menghayal adalah sesuatu yang bagus cara yang lembut untuk merefleksikan dan mengeksplorasi seksual kita.

Perempuan kadang-kadang merasa bahwa mereka menyontek patnernya jika mereka menghayal sesama partner seks, khususnya jika mereka menghayalkan tentang seseorang atau sesuatu yang lain pada arah pasangan. Mari kita lihat, kebanyakan dari kita yang mempunyai pasangan cantik yang membosankan, yang menggairahkan bagaikan di rumput hijau, sebagai tambahan, keterampilan seksual mereka mungkin membutuhkan sedikit petunjuk. Kebanyakan perempuan mungkin tidak menghayati tentang pasangan mereka. Khayalan yang seseorang atau sesuatu yang lain tidak hanya mungkin, tapi itu adalah normal, dan bukan sebuah bentukan dari kedewasaan. Sebagaimana disebutkan diatas, kamu terhadapmu. Jika kamu membutuhkan pasanganmu sebagai pemerkosa, seorang pelayar, perempuan lain hanya sendiri. Jika kamu tidak pergi dengan lambat, kamu akan kehilangan kebutuhan menolak kenikmatan seksualmu sendiri.

Ada beberapa skenario umum yang tidak sepakat dalam hayalan perempuan dan mereka :

Saya menyebutkan pengarang Nancy Friday diatas. Dia telah meneliti dan mengumpulkan khayalan seksual perempuan selama lebih dari 20 tahun dan telah dipublikasikan 3 buku pada judul itu. Buku ini memuat ratusan khayalan perempuan, ditujukan hanya setiap judul yang memungkinkan. judul buku-buku ini adalah, My Secret Garden, Forbidden Flowers, dan Women On Top. Buku-buku tersebut dapat diperoleh pada hampir semua toko buku dan on-line di Barnes & Noble. Mereka menyarankan membaca sebagai petunjuk untuk mengetahui bagaimana seksual dan menjadi perempuan nakal, paling tidak sebagai spirit untuk mengembangkan fantasi. Seksual yang mereka miliki, atau paling tidak suatu yang baru mereka juga dapat menggunakan stimulasi seksual untuk mendapatkan pasangan atau pada diri sendiri.

 


Home